laporan dasar-dasar budidaya tanaman LANGKAH KERJA


BAB III
LANGKAH KERJA

  1. PERBANYAKAN TANAMAN SECARA VEGETATIF
  1. BAHAN DAN ALAT :
  1. Bahan Stek Ketela Pohon
  2. Tanaman induk untuk cangkok Puring
  3. Adenium
  4. Polybag
  5. Media Tanam (pakis, mos )
  6. Pisau
  1. CARA KERJA :
  1. Cara Stek
    1. Bahan stek dari batang tanaman yaitu Ketela Pohon
    2. Permukaan batang bagian bawah dipotong menyerong, oleskan dengan zpt dan tanpa zpt
    3. Menanam tanaman pada media campuran tanah:pupuk kandang
    4. Menyiram setiap hari, jangan sampai becek
  2. Cara cangkok
    1. Memilih pohon induk tanaman Puring , tentukan cabang yang pertumbuhannya baik
    2. Membuat keratan melingkar batang (cabang) sebanyak tiga buah keratan dengan jarak antar keratan 5 cm dengan menggunakan pisau
    3. Mengupas kulit batang yang berada diantara dua keratan tersebut, bersihkan kambiumnya sampai bersih dengan cara mengeroknya dengan pisau
    4. Membasahi media tanah
    5. Mengambil media Pakis dan Mos yang sudah dibasahi dan membalutkan pada bagian ranting yang telah dikupas
    6. Ranting yang sudah terbalut segera dibungkus dengan plastik kemudian mengikatnya
    7. Menyiram setiap hari media cangkok, jangan sampai kering
  3. Cara grafting
    1. Menyiapkan batang bawah dan batang atas tanaman adenium
    2. Memotong batang bawah miring dan bentuk v
    3. Memotong batas atas miring dan bentuk v terbalik
    4. Menyambungkan potongan batang atas dengan batang bawah sesuai bentuk potongan
    5. Mengikat menggunakan tali plastik
    6. Menyungkup tanaman dengan plastik agar tidak terkena hujan
    7. Menempatkan dibawah naungan
  1. PERSEMAIAN
  1. BAHAN DAN ALAT
  1. Benih Sayuran Cabai
  2. Pupuk Kompos
  3. Furadan
  4. Cethok
  5. Plastik
  1. Cara Kerja :
  1. Membuat media persemaian yang terdiri dari tanah dan pupuk kompos perbandingan 1:1 menggunakan plastik
  2. Membuat lubang dan tanam benih sayuran sebanyak 2 benih perlubang
  3. Menyiram media sampai basah dan letakkan dibawah tempat teduh
  4. Menyiram persemaian setiap hari
  5. Memberikan pupuk organik cair atau zpt



  1. JARAK TANAM
  1. BAHAN DAN ALAT :
  1. Benih Kangkung
  2. Pupuk Kompos
  3. Garu
  4. Tugal
  5. Mal Jarak Tanam
  6. Furadan
  1. CARA KERJA :
  1. Membuat bedengan masing-masing seluas 200 x 100 cm sebanyak 2 buah bedengan
  2. Memberi pupuk kandang dan furadan secukupnya dan campur dengan merata
  3. Cara penanamannya adalah sebagai berikut :
  1. Melubangi lahan dengan menggunakan tugal dengan jarak tanam 10 x 10 cm dan 15 x 15 cm (untuk membuat jarak tanam gunakan mal jarak tanam).
  2. Memasukan Benih kangkung ke dalam lubang tersebut sebanyak 3 buah benih setiap lubangnya , kemudian tutup lubang dengan tanah
  3. Menyiram lahan dengan menggunakan gembor setiap hari
  1. TRANSPLANTING
  1. BAHAN DAN ALAT :
  1. Bibit Sayuran cabai
  2. Pupuk urea
  3. Furadan
  4. Cangkul



  1. CARA KERJA :
  1. Menyiapkan lahan bedengan untuk penanaman bibit
  2. Mencampurkan pupuk organik kompos sebagai pupuk dasar dan furadan
  3. Membuat lubang tanam bibit sayuran
  4. Menyiram lahan sampai basah
  5. Melakukan penyiraman setiap hari
  6. Untuk memacu pertumbuhan dapat diberikan pupuk organik cair
  1. PENGUKURAN INTENSITAS CAHAYA
  1. BAHAN DAN ALAT :
  1. Tanaman Kacang Tanah, jagung dan kangkung
  2. Alat pengukur intensitas cahaya (Light meter)
  1. CARA KERJA :
  1. Mengukur Intensitas cahaya pada tanaman kacang tanah, jagung, kangkung
  2. Mengukur bagian di atas kanopi dan di bawah kanopi daun
  3. Mencatatat intensitas cahayanya
  1. APLIKASI PEMUPUKAN
  1. BAHAN DAN ALAT:
  1. Pupuk Urea,TSP, KCL, Pupuk Organik.
  2. Timbangan analitik
  3. Plastik
  4. Gelas ukur
  1. CARA KERJA:
  1. Mendiskripsikan jenis-jenis pupuk yang tersedia
  2. Menimbang pupuk urea untuk budidaya kangkung sebanyak 45 g
  3. Menimbang Pupuk Organik untuk budidaya kangkung sebanyak 2,5 kg
  4. Mengaplikasikan pupuk yang tekah ditimbang untuk tanaman kangkung dengan cara dibuat larikan antar baris tanaman kemudian ditutup kembali

  1. PENGUKURAN LUAS DAUN
  1. BAHAN DAN ALAT :
  1. Bahan Daun Kacang tanah, jagung, ketela pohon
  2. Timbangan analitis
  3. Penggaris
  4. Gunting
  5. Kertas milimeter
  6. Pensil
  1. CARA KERJA :
  1. Menentukan luas daun berdasarkan luas kertas Untuk masing-masing daun dilakukan hal-hal sebagai berikut :
  1. Menggambarkan bentuk daun yang akan dicari luasnya pada kertas milimeter.
  2. Memotong gambar tersebut di atas sesuai dengan bentuk daunnya.
  3. Menimbang gambar daun tersebut mencatatnya (A g).
  4. Memotong kertas millimeter dengan ukuran 10 x 10 cm kemudian ditimbang (misal B g).
  5. Menghitung luas daun yang akar diukur dengan rumus :
LUAS DAUN = x 100 cm2
  1. Menentukan luas daun berdasarkan luasan pada kertas milimeter Untuk masing-masing daun di lakukan hal-hal sebagai berikut :
  1. Menggambarkan bentuk daun yang akan dicari luasnya pada kertas milimeter
  2. Memotong gambar daun tersebut sesuai bentuk daunnya
  3. Hitunglah luasan kotak milimeter dengan mengelompokkan sesuai dengan besar kotak (1 cm2) yaitu 80% -100% ; 60% - 80% ; 40% - 60% ; 20% - 40% ; dan < 20%

  1. Luas daun berdasar jumlah persentase masing-masing tersebut kemudian dihitung, misalnya sebagai berikut :
80% -100% = 3 buah →300%
60% - 80% = 4 buah →240%
40% - 60% = 6 buah →360%
20% - 40% = 5 buah →200%
< 20% = 5 buah → 100%
+
1200%
Jadi luas daun bersangkutan = 1200% x 1 cm = 12 cm2

0 komentar:

Poskan Komentar

anime © 2008 Template by:
SkinCorner