laporan dasar-dasr ilmu tanah PENYEBARAN DEBU + LEMPUNG AKTUAL


BAB IX
PENYEBARAN DEBU + LEMPUNG AKTUAL

  1. Tujuan Praktikum
Untuk menentukan kadar debu + lempung aktual dan NPD tanah regosol.
  1. Tinjauan Pustaka
Lempung dan debu memiliki ciri berukuran halus. Lempung dan debu actual, bentuk butir-butir lempung biasanya seperti mika dan liat bila lembab. Bila dibasahi bersifat lekat, untuk mengeringkannya memerlukan sejumlah panas dan dibasahi lagi tegana tersebut dibebaskan kembali. Gejala tersebut “panas pembasahan“. Daya adsorbs lempung terhadap air, gas, hara, dan garam laut sangatlah tinggi. Pada sifat fisiska tanah, pengaruh debu tidaklah memuaskan jika tidak dilengkapi dengan sejumlah pasir, lempung dan bahan organik. Terdapatnya debu dan lempung dalam tanah menentukan kehalusan teksturnya serta gerakan air dan udara. Tanah seperti ini sangat liat, menjadi lekat jika terlalu basah, keras jika menggumpal dan akan bening bila tidak dikerjakan secara tepat. Pengembungan dan pengerutan dalam keadaan basah dan kering biasanya besar. Daya tahan air pada tanah lempung dan debu umumnya besar. Maka tanah seperti ini disebut tanah berat karena sukar diolah, dan sebaliknya pada tanah ringan maka mudah diolah, permukaannya berpasir dan berkerikil.
  1. Prinsip Kerja
  1. Bahan dan alat
  1. Contoh tanah halus kering udara ( 2mm)
  2. Air
  3. Beaker glass 500ml
  4. Tabung sedimentasi 1000ml
  5. Cawan penguap
  6. Botol semprot
  1. Cara kerja
  1. Menimbang contoh tanah sekitar 15 gram (misal = a gram). Memasukkan secara kuantitatif ke dalam beaker glass 500ml (butir-butir tanah yang masih menempel diwadah/alas dapat sedikit dbilas dengan air). Memiringkan beaker glass sehingga contoh tanah melebar sepanjang kira-kira 4-5cm.
  2. Menambahkan air lewat dining beaker glass dan biarkan tanah terbasahi karena rembesan, bukan karena dituang. Setelah tanah menjadi basah betul, menambahkan air lewat dinding beaker sampai volume menjai 250ml. didiamkan selama 1menit agar dispersi oleh air menjadi sempurna.
  3. Menuang suspensi kedalam tabung sedimentasi secara kuantitatif dengan bantuan pancaran air (lewat dinding beaker) dan jadikan volume menjadi 1000ml dengan air.
  4. Meneruskan langkah seperti pemipetan I (langkah 10 pada acara 4 tekstur tanah) yaitu menimbang cawan penguap kosong (misal b gram) pipet suspensi dan menimbang (cawan+tanah) yang telah di oven (misal c gram).
  1. Perhitungan
Penetapan penyebaran debu + lempung aktual
          1. Berat contoh tanah = 15 g
          2. Berat cawan penguap kosong = 14,83 g
          3. Berat b + hasil pemipetan setelah kering mutlak = 14,85 g
          4. Kadar lengas contoh tanah = 2,55
Kadar debu + lempung aktual :







Nilai Perbandingan Dispersi (NPD)


  1. Pembahasan
Dari hasil pengamatan di laboratorium diperoleh nilai penyebaran debu lempung aktual pada tanah regosol adalah 5,464 %, dan NPD dari debu lempung aktual tanah regosol sebesar 13,63 %. Tanah regosol memiliki tekstur tanah yang kasar dengan dominasi fraksi pasir dan memiliki kemampuan yang cepat untuk meloloskan air serta sirkulasi udara yang sangat cepat, sehingga diperoleh DLA yang kecil. Semakin besar NPD maka semakin lemah tanah menahan erosi.
  1. Kesimpulan
Dari hasil perhitungan tersebut tentang debu lempung aktual yaitu 5,416%, dan NPD sebesar 13,64 %, dengan demikian tanah regosol bisa digolongkan dalam tanah yang tahan erosi karena karena mempunyai NPD sebesar 13,64.
  1. Daftar Pustaka
Anonim. 2009. Kerapatan Butir Tanah. www.google.com. diakses tanggal 7 Mei 2012. pukul 13 : 00 WIB.

Hardjowigeno. 1987. Ilmu Tanah. Mediyatama. Sarana Perkasa. Jakarta.
atau download format doc download


0 komentar:

Poskan Komentar

anime © 2008 Template by:
SkinCorner